Friday, 21 April 2017

Perubahan Struktur Ekonomi terhadap Pembangunan


Kelebihan dan Kekurang pada sektor Pertanian, Jasa dan Industri


Sektor
Kelebihan
Kekurangan
Pertanian
memiliki elatisitas permintaan yang rendah, artinya harga berubah berapa pun orang akan tetap membeli produk pertanian
kekurangan produksinya konstan, sangat sulit ditingkatkan dan memiliki investasi yang mahal

Industri
merupakan salah satu penopang perekonomian bangsa karena skala yang sangat besar, mengurangi pengangguran, transfer teknologi
investasi yang tinggi, dan sangat sensitif terhadap kondisi makro seperti deflasi.


Jasa
dapat meraih keuntungan tinggi dengan frekwensi aktivitas yang lebih sering
pada pasar persaingan sempurna, setiap orang akan berkompetisi untuk menurunkan harga serendah mungkin, hal ini karena elastisitas permintaan yang tinggi, atau saat harga berubah sedikit maka permintaan akan berubah drastis.



Pembangunan dan Perubahan Struktur Ekonomi

     Struktur perekonomian adalah komposisi peranan masing – masing sektor dalam perekonomian yang baik menurut lapangan usaha maupun pembagian sektoral dalam sektor primer, sekunder, maupun tersier.

     Suatu pembangunan tanpa perubahan struktur ekonomi tidak akan terjadi, karena pembangunan ekonomi suatu negara adalah sebuah proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi penduduk negara.

     Pembangunan ekonomi sangat berkaitan dengan perubahan struktur ekonomi karena, perubahan pada struktur ekonomi akan menentukan apakah lancar atau tidaknya suatu proses pembangunan.


Struktur Ekonomi dalam Pembangunan

     Perubahan struktur ekonomi memiliki beberapa faktor yang akan berpengaruh terhadap pendapatan nasional dan juga pembangunan ekonomi suatu negara. Kuznets membuat beberapa kesimpulan mengenai faktor dari berbagai sektor dalam pengembangan ekonomi yaitu, perubahan pada sektor agraris (pertanian), perubahan pada sektor Jasa, dan Perubahan pada Sektor Industri. Ketiga hal itu akan menentukan bagaimana struktur ekonomi suatu negara dapat mengalami perubahan dan tentu akan mempengaruhi kelancaran suatu pembangunan.


Pembangunan, Pertumbuhan dan Kelestarian Alam

     Pada zaman sekarang banyak sekali pembangunan yang maju dan berdampak baik pada pertubuhan ekonomi suatu negara, tetapi pembangunan tersebut juga banyak yang tidak memperhatikan kelestarian alam sekitar, kita tahu benar bahwa kita harus menjaga lingkungan sebagai bagian dari ekosistem alam yang akan menunjang keberlangsungan umat manusia di masa yang akan datang.

     Banyak gedung pencakar langit, dan pembangunan lainnya yang berada di darat maupun laut, yang bersifat mengancam keseimbangan ekosistem dan ligkungan kita. Meski pembangunan tersebut dapat meningkatkan pendapatan sehingga meningkatkan pertumbuhan suatu negara, kita sebagai umat manusia tidaklah boleh lupa bahwa kelestarian dan kelangsungan ekosistem alam itu berpengaruh besar pula pada diri kita sebagai manusia. kita boleh melakukan pembangunan tetapi kita juga harus menghargai alam.



Daftar Pustaka




Sunday, 9 April 2017

Kemiskinan


Kemiskinan

     Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, atau sulitnya akses terhadap pendidikan atau pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global.



5 Faktor Penyebab Kemiskinan

Kemiskinan diakibatkan oleh beberapa faktor - faktor dalam diri, yaitu :

1 .  Kurang Ilmu

     Tidak adanya akses pendidikan kepada mereka yang butuh pendidikan gratis untuk menambah ilmu mereka, hal inilah yang menjadi salah satu faktor yang menghabat seorang manusia untuk merangkak naik meninggalkan kemiskinan. Dalam hal ini, mereka harus memperkaya pengetahuan untuk menujang dan mendukung kehidupan mereka agar jauh lebih baik, dan tidak mudah terbodohi oleh orang lain. Pendidikan sangatlah penting, sehingga kita dapat memecahkan berbagai permasalahan dalam hidup

2 .  Kurang Keterampilan

     Pada zaman modern saat ini sangat penting mempunyai keterampilan lebih dalam diri kita. Selain akademik yang harus mumpuni, seseorang harus memiliki skill lebih sehingga dapat menunjang pekerjaan dan dapat bersaing dengan orang lain dalam dunia kerja.

3 .  Takut Mencoba

     Ketidak percayaan pada diri membuat seseorang takut akan melakukan sesuatu yang baru dalam hidupnya. Impian tinggi seseorang tanpa diikuti dengan keberanian diri akan sia- sia, Hal tersebut hanya akan menjadi angan angan semata. Untuk memulai sesuatu, keberanian diri sangat dibutuhkan agar kita dapat keluar dari zona aman dan mencoba hal baru, sehingga kemungkinan sukses akan jauh lebih besar. Tapi seorang penakut akan selalu diantui akan suatu kegagalan.

4 .  Takut Berhijrah

     Merantau dari suatu tempat ke tempat lain bukanlah suatu perkara mudah, karena akan memulai semuanya dari awal, dan hal itulah yang menjadi ketakutan sendiri dalam benak kita. Orang yang merantau akan membuka kesempatan pada dirinya untuk memulai usaha dan sesuatu yang baru untuk mendapatkan pekerjaan. Seorang yang merani berhijrah adalah seseorang yang bisa menentukan nasibnya sendiri untuk menghadapi tantangan dan lebih mandiri.

5 .  Masih Memiliki Mental Miskin

     Mental seseorang dapat menentukan apakah seseorang mampu untuk bergerak naik atau tetap stuck di tempat. Seseorang yang bermental lemah meski memiliki keterampilan dan pendidikan yang cukup, akan tetap mempunyai mental yang mengarah pada kemiskinan. Rasa takut mereka akan tetap dan tidak akan memulai segalanya yang baru, sehingga tidak akan berkembang. Hal inilah yang menyebabkan seseorang sewaktu-waktu dapat kembali menjadi miskin.



Indonesia dan Kemiskinan Absolut

     kemiskinan absolut adalah keadaan dimana sebagian penduduk yang hanya dapat memenuhi sandang, pangan, dan papan yang sangat diperlukan untuk mempertahankan tingkat kehidupan yang minimum. Kemiskinan absolut biasa terjadi pada negara – negara berkembang, yag ada di dunia.

     Indonesia menggunakan sistem kemiskinan absolut, karena lebih dari lima puluh persen pendapatan rakyatnya berada dibawah garis kemiskinan. Indonesia adalah salah satu negara berkembang dengan mayoritas penduduk yang bertaraf kehidupan menengah kebawah. banyak penduduk di Indonesia yang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka, dimana mereka sulit mendapatkan uang untuk memenuhi makan mereka sehingga banyak terjadi busung lapar dan kurang gizi, sulit mendapatkan pendidikan yang layak untuk meningkatkan pengetahuan generasi selanjutnya, serta kebutuhan primer lainnya yang sangat dibutuhkan dalam menunjang suatu kehidupan.



Hubungan Tenaga Kerja, Pengangguran, dan Pertumbuhan Ekonomi

     Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode teertentu.

     Tingkat pendapatan seseorang akan mempengaruhi tingkat pertumbuhan ekonomi suatu negara, dan tingkat pertumbuhan ekonomi saling berkaitan dengan tingkat pembangunan Nasional suatu negara. Maka secara garis besar apabila pendapatan seseorang rendah maka pembangunan suatu negara akan terhambat dan pertumbuhan ekonomi negara pula melambat.

     Terbatasnya lapangan pekerjaan menjadi kendala saat ini, sehingga kurangnya lapangan perkerjaan. Dan maraknya tenaga kerja dari luar negri membuat sumber daya manusia dalam negri menganggur begitu saja, karena kurangnya keterampilan yang dimiliki sehingga kalah bersaing dengan pihak luar. Apabila seseorang menganggur dan tidak mendapatkan penghasilan otomatis pendapatan negara akan berkurang dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu negara.



Daftar Pustaka :




Sunday, 2 April 2017

Pembangunan Nasional



Disini saya akan membahas tentang hal – hal mengenai tentang Pembangunan Nasional. Untuk membahas lebih lanjut, pertama – tama kita harus mengetahui tentang pengertian pembangunan nasional itu sendiri.

Pembangunan Nasional merupakan rangkaian upaya pembangunan yang berkesinambungan, meliputi seluruh kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara untuk mewujudkan tujuan nasional yang termaksud dalam pembukaan UUD 1945, yaitu melindungi segenap bangsa, dan seluruh tumpah darah indonesia, mewujudkan kesejahtraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

SUMBER – SUMBER PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN
Untuk membangun suatu hal pasti membutuhkan biaya, begitu pula dengan pembangunan nasional suatu negara yang membutuhkan biaya yang sangat besar. Kita harus mengetahui dari mana saja sumber – sumber untuk pembiayaan pembangunan suatu negara. Sumber – sumber pembiayaan pembangunan terbagi menjadi 4, yaitu :

1.  Tabungan Sukarela
Tabungan Sukarela adalah jenis tabungan bersifat aman, fleksibel, dan dapat disetor dan diambil setiap saat di hari kerja. Tabungan ini tidak dikenakan pajak administrasi dan memperoleh bagi hasil tiap bulannya.
Tabungan sukarela masyarakat baru akan memberikan sumbangan kepada usaha pembangunan apabila :
  • Para peminjam menggunakan tabungan secara produktif, yaitu modal yang mereka pinjam akan digunakan untuk menaikan produksi barang dan jasa dalam masyarakat.
  • Tabungan di alirkan ke badan- badan keuangan dan selanjutnya badan-badan
    keuangan meminjamkanya kepada para pengusaha yang ingin melakukan penanaman modal yang produktif
  • Salah satu Fakator yang menentukan tingkat tabungan sukarela adalah tingkat pendapatan per kapita tersebut
Contoh dari tabungan sukarela adalah penyimpanan tabungan pada koperasi.

2.  Tabungan Pemerintah
Tabungan pemerintah adalah kelebihan pendapatan negara setelah dikurangi pengeluaran – pengeluaran rutin, tabungan ini dilaksanakan melalui kebijakan fiskal. Kemudian, tabungan pemerintah merupakan selisih antara realisasi penerimaan dengan pengeluaran pemerintah
Contoh Tabungan Pemerintah adalah BUMN

3.  Tabungan Paksa
Dengan adanya pajak, mau tidak mau harus mengurangi konsumsi karena berkurangnya pendapatan akibat pembayaran pajak. Dalam hal pengenaan pajak, pemerintah memaksa unit-unit ekonomi yang lain seperti rumah tangga dan perusahaan untuk mengurangi pendapatan mereka dengan cara membayar pajak kepada pemerintah. Pengaruh pajak terhadap produksi tampak pada kemampuan dan kemauann untuk bekerja, menabung, dan berinvestasi.

Contoh Tabungan Paksa adalah Pajak

4.  Hasil dari Perdangangan Luar Negri
Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan. Perdagangan Luar Negeri adalah Perdagangan yang mencakup kegiatan Ekspor dan/atau Impor atas Barang dan/atau Perdagangan Jasa yang melampaui batas wilayah negara.
Contoh perdagangan Luar Negri adalah Ekspor Impor


PEMBANGUNAN YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN

Dalam membangun suatu negri, kita juga harus memperhatikan kehidupan alam sekitar dan memelihara kelestarian alamnya. Maka dari itu diadakanlah pembangunan berwawasan lingkungan.
Pembangunan berwawasan lingkungan adalah pembangunan berkelanjutan yang mengoptimalkan manfaat sumber daya alam dan sumber daya manusia dengan cara menserasikan aktivitas manusia dengan kemampuan sumber daya alam untuk menopangnya.
Contoh dari Pembangunan berwawasan Nasional :
  • di Unnes sendiri terdapat salah satu pilar konservasi yaitu Green Architecture (arsitektur hijau).
  • Summarecon Bekasi akan menjadi ikon kawasan hunian dan komersial terbaik di Bekasi. Dikembangkan di atas lahan seluas 240 hektar, Summarecon Bekasi mulai dibangun pada november 2010 dengan konsep hunian yang berwawasan lingkungan.konsep ini digunakan agar terjadinya keseimbangan dengan lingkungan.
  • Pengolahan sampah dengan cara 4R yaitu Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), Recycle (mendaur ulang) dan Replace (mengganti
  • dustri yang ramah lingkungan, selalu melakukan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sebelum mendirikan pabrik, serta memiliki solusi untuk mengatasi masalah-masalah yang akan ditimbulkan oleh industri tersebut di masa depan

KOMPONEN PENDAPATAN NASIONAL
Pembangunan Nasional dengan Pendapatan Nasional sangat erat. Karena, Pembangunan Nasional sangat dipengaruhi oleh Pendapatan Nasional. Bila Pendapatan Nasional suatu Negara rendah makan akan menghambat jalannya Pembangunan Nasional Negara tersebut. Begitu pula sebaliknya.
Untuk mengetahui tinggi rendahnya Pendapatan Nasional terdapat Tujuh komponen Pendapatan Nasional, yaitu :

  • PDB/GDP (Produk Domestik Bruto/Gross Domestik Product)
Produk Domestik Bruto adalah jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu Negara selama satu tahun. Dalam perhitungannya, termasuk juga hasil produksi dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi diwilayah yang bersangkutan.
  • PNB/GNP (Produk Nasional Bruto/Gross Nasional Product)
PNB adalah seluruh nilai produk barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat suatu Negara dalam periode tertentu, biasanya satu tahun, termasuk didalamnya barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat Negara tersebut yang berada di luar negeri.
  • NNP (Net National Product)
NNP adalah jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat dalam periode tertentu, setelah dikurangi penyusutan (depresiasi) dan barang pengganti modal.
Rumus : NNP = GNP – Penyusutan
  • NNI (Net National Income)
NNI adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima oleh masyarakat setelah dikurangi pajak tidak langsung (indirect tax)
Rumus : NNI = NNP – Pajak tidak langsung
  • PI (Personal Income)
PI adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima masyarakat yang benar-benar sampai ke tangan masyarakat setelah dikurangi oleh laba ditahan, iuran asuransi, iuran jaminan social, pajak perseorangan dan ditambah dengan transfer payment.
Rumus :
PI = (NNI + transfer payment) – (Laba ditahan + Iuran asuransi + Iuran jaminan social + Pajak perseorangan )
  • DI (Disposible Income)
DI adalah pendapatan yang diterima masyarakat yang sudah siap dibelanjakan oleh penerimanya.
Rumus : DI = PI – Pajak langsung
  • Penadapatan Pekapita
Pendapatan perkapita adalah jumlah pendapatan rata-rata penduduk dalam sebuah negara pada suatu periode tertentu. Biasanya, dihitung setiap periode satu tahun. Untuk mendapatkan jumlah pendapatan rata-rata penduduk, pendapatan nasional dihitung dari jumlah seluruh pendapatan penduduk negara tersebut.
Daftar Pustaka
http://gitoaconk.blogspot.co.id/2010/10/ekonomi-pembangunan-pengerahan-modal.html


Wednesday, 8 March 2017

Sistem Perekonomian




1          Sistem dan Sistem Ekonomi


Disini kita akan membahas tentang sistem ekonomi, pertama kita perlu mengetahui yang dimaksud dengan sistem terlebih dahulu.


Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi atau saling berhubungan. Jadi, Sistem dapat diartikan sebagai sesuatu hal yang memiliki hubungan atau interaksi di dalamnya.

Menurut Gilarso (1992:486) sistem ekonomi adalah keseluruhan tata cara untuk mengoordinasikan perilaku masyarakat (para konsumen, produsen, pemerintah, bank, dan sebagainya) dalam menjalankan kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, investasi, dan sebagainya) sehingga menjadi satu kesatuan yang teratur dan dinamis, dan kekacauan dapat dihindari.

Sedangan McEachern berpendapat bahwa sistem ekonomi dapat diartikan sebagai seperangkat mekanisme dan institusi untuk menjawab pertanyaan apa, bagaimana, dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi (what, how, dan for whom).

Jadi, yang dimaksud dengan Sistem Ekonomi adalah suatu cara untuk mengatur dan mengorganisasi segala aktivitas ekonomi dalam masyarakat baik yang dilakukan oleh pemerintah atau swasta berdasarkan prinsip tertentu dalam rangka mencapai kemakmuran atau kesejahteraan.



2.         Macam – Macam Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi yang dianut oleh berbagai negara berbeda beda, itu dikarenakan oleh masalah ekonomi yang dialami oleh semua negara itu berbeda.

Sistem ekonomi yang digunakan oleh suatu negara dipengaruhi oleh pandangan hidup atau falsafah hidup yang dianut oleh negara tersebut. Sistem ekonomi yang berlaku di suatu negara dipengaruhi oleh pengetahuan yang dimiliki, kebiasaan, dan faktor politik yang berlaku pada masyarakat yang bersangkutan.

Ada 5 macam sistem ekonomi yang ada di berbagai negara, yaitu:

1. Sistem ekonomi Tradisional
Sistem Ekonomi ini diterapkan oleh masyarakat sendiri, Mereka memproduksi sendiri barang - barang yang diperlukan dengan cara sederhana karena belum mengenal teknologi. Semua kegiatan dilakukan berdasar tradisi yang telah dilaksanakan secara turun – temurun. Dan tidak bersangkut paut dengan pemerintah.

  • Ciri ciri sistem perekonomian tradisional

  1. Kegiatan ekonomi hanya mengandalkan sektor pertanian (agraris)
  2. Belum Mengenal Perdagangan.
  3. Rumah tangga produksi masih menyatu dengan rumah tangga konsumsi (produsen mengonsumsi sendiri barang yang diproduksinya)
  4. Sedikit menggunakan modal.
  5. Terikat tradisi
  6. Belum mengenal pembagian kerja

  • Kelebihan Sistem Ekonomi Tradisional

  1. Masyarakat tidak terbebani target yang berat. Kegiatan ekonomi hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri
  2. Tidak terdapat persaingan, karena semuanya berdasarkan kebiasaan.

  • Kelemahan Sistem Ekonomi Tradisional

  1. Sulit terjadi kemajuan
  2. Kegiatan ekonomi hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup, bukan untuk meningkatkan kesejahteraan.
  3. Belum memperhitungkan efisiensi dan efektivitas dalam memproduksi.

2. Sistem Ekonomi Terpusat/Komando
Sistem ekonomi terpusat adalah sistem ekonomi di mana pemerintah memiliki kekuasaan yang dominan pada pengaturan kegiatan ekonomi. Penguasaan dilakukan melalui pembatasan-pembatasan terhadap kegiatan ekonomi yang dikerjakan oleh anggota masyarakat.
Negara yang menganut sistem ekonomi terpusat/komando diantaranya RRC (Republik Rakyat Cina), Russia, dan Eropa timur (Bekas Uni Soviet).

  • Ciri- Ciri Sitem Ekonomi Terpusat/Komando

  1. Seluruh kegiatan perekonomian diatur dan ditetapkan oleh pemerintah baik dari produksi, distribusi, dan konsumsi serta penepatan harga
  2. Tidak ada kebebabasan dalam berusaha , hak milik perorangan atau swasta tidak diakui
  3. Seluruh alat-alat produksi dikuasai oleh negara

  • Kelebihan Sistem Ekonomi Terpusat/Komando

  1. Pemerintah dapat melakukan pengawasan dan pengendalian dengan mudah 
  2. Pemerintah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap seluruh kegiatan perekonomian. 
  3. Kemakmuran masyarakat merata.
  4. Terdapat perencanaan pembangunan yang lebih cepat direalisasikan.

  • Kelemahan Sistem Ekonomi Terpusat/Komando

  1. Terdapat penindasan daya kreasi masyarakat sehingga hampir semua inisiatif, inovasi diprakarsai oleh pemerintah.
  2. Terdapat pasar gelap yang diakibatkan adanya pembatasan yang terlalu ketat oleh pemerintah.
  3. Masyarakat tidak dijamin dalam memilih dan menentukan jenis pekerjaan serta memilih barang konsumsi yang dikehendaki.
  4. Pemerintah bersifat paternalistis, yang berarti aturan ditetapkan oleh pemerintah seluruhnya benar dan harus dipatuhi.

3. Sistem Ekonomi Pasar/Liberal(Kapitalis)
Sistem ekonomi pasar sering disebut juga sistem ekonomi liberal. Sistem perekonomian yang paling tepat untuk mendorong kesejahteraan bangsa adalah sistem ekonomi di mana pemerintah memberi kebebasan kepada individu dan badan - badan swasta untuk melakukan produksi dan konsumsi menurut pertimbangan sendiri.

  • Ciri – Ciri Sistm Ekonomi Pasar/Liberal

  1. Hak milik setiap orang diakui
  2. Seluruh aktivitas ekonomi dilakukan oleh masyarakat
  3. Pemeirntah tidak campur tangan dalam mekanisme pasar.
  4. Terjadi persaingan secara bebas.

  • Kelebihan Sistem Ekonomi Pasar/Liberal

  1. Terjadi efisiensi dan efektivitas yang tinggi, karena semua tindakan dilandasi motif ekonomi.
  2. Kreativitas masyarakat berkembang karena diberi kebebasan berusaha, memilih pekerjaan, dan menentukan konsumsi.
  3. Barang - barang yang ada di pasar bermutu tinggi karena barang yang kurang bermutu tidak diterima oleh pasar.
  4. Perseorangan dan badan swasta bebas memilih dan memiliki alat produksi.

  • Kelemahan Sistem Ekonomi Pasar/Liberal

  1. Terjadi persaingan yang tidak sehat.
  2. Pemerataan pendapatan sulit dicapai.
  3. Terdapat kecenderungan berupa pemilik modal mengeksploitasi kaum pekerja dan sumber - sumber ekonomi.
  4. Monopoli yang terjadi akibat persaingan bebas dapat merugikan masyarakat.

4. Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran adalah suatu sistem ekonomi yang di satu sisi pemerintah memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk berusaha melakukan kegiatan ekonomi, akan tetapi disisi lain pemerintah memiliki campur tangan dalam perekonomian

  • Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Campuran

  1. Adanya pembatasan pihak swasta oleh negara
  2. Terdapat campur tangan pemerintah terhadap mekanisme pasar
  3. Mekanisme kegiatan perekonomian teradalah campur tangan pemerintah dengan berbagai kebijakan ekonomi.
  4. Hak milik perorangan diakui, asalkan tidak merugikan kepentinga umum. 

  • Kebaikan Sistem Ekonomi Campuran

  1. Sektor ekonomi dikuasai oleh pemerintah yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat. 
  2. Hak individu/swasta diakui dengan jelas. 
  3. Harga lebih mudah untuk dikendalikan.

  • Keburukan Sistem Ekonomi Campuran

  1. Peranan pemerintah lebih banyak dibandingkan dengan swasta.
  2. Timbulnya KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) dalam pemerintah.

5. Sistem Ekonomi Pancasila
Sistem ekonomi Pancasila adalah sistem ekonomi yang didasari dari jiwa ideologi Pancasila yang dalamnya terdapat makna demokrasi ekonomi yaitu kegiatan ekonomi berdasarkan usaha bersama dengan asas kekeluargaan dan gotong royong. Sistem ekonomi ini dianut oleh indonesia.

  • Ciri- Ciri Sistem Ekonomi Pancasila

  1. Hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.
  2. Peran negara dan pihak swasta sangat penting, tapi tidak dominan.
  3. Masyarakat adalah bagian yang penting
  4. Hubungan kerja antar lembaga ekonomi tidak didasarkan pada jumlah modal, tetapi didasari atas asas kekeluargaan.
  5. Terlaksananya sistem desentralisasi dalam pelaksanaan kegiatan ekonomi.

3.         sistem ekonomi dan sistem politik
Sistem ekonomi dan sistem politik diibaratkan sebagai dua sisi mata uang, saya setuju dengan tanggapan ini. Sistem ekonomi dan politik saling saling bertentangan dalam beberapa hal. karena, kadang kala kebijakan dari sistem politik sangat bertentangan dengan sistem perekonomian yang berada di Indonesia, begitu pula dengan sebaliknya. contohnya saat terjadi kebijakan ekonomi seperti inflansi yaitu keadaan dimana harga barang- barang secara umum mengalami kenaikan  dan berlangsung dalam jangka waktu yang lama. hal ini mengakibatkan ketidakstabilan dalam politik di Indonesia.


Daftar pustaka: 




http://falah-kharisma.blogspot.co.id/2015/02/macam-macam-sistem-ekonomi.html

http://www.zonasiswa.com/2014/07/sistem-ekonomi-pengertian-macam-fungsi.html


BMT UGT Sidogiri sukses memperluas jaringannya bersama para Santri dan Alumnus pesantren Sidogiri

Koperasi Simpan Pinjam Syari'ah BMT UGT Sidogiri Jl. Sidogiri Barat Rt 03/Rw 02 Kraton Pasuruan - Jawa Timur ...